Selasa, 02 September 2014

Seiko Sportsmatic 7625-7000

Seiko lawas dengan usia mendekati 48 tahun ini tergolong dresswatch pada tahun 1960an  index marker berupa ring yang seperti ditumpuk pada dial dengan warna yang berubah-ubah dari silver ke abu-abu tua tergantung sinar yang menerpa ring dial.
dauphine hands yang cantik dan klasik berwarna silver dengan sedikit warna hitam pada bagian pinggir hands.


dial dengan cross hair, terlihat kotor pada beberapa bagian dial.
lug hole untuk memudahkan penggantian strap/bracelet.
crown tersembunyi pada posisi jam 3
bracelet yang flexible dengan buckle seiko yang terlihat vintage.
 produksi November 1966.
kode movement dan casing dibalik caseback sebagai ciri jam seiko produksi tahun 1960an, 
Menggunakan movement automatic Seiko cal. 7625D, 17 jewels, bekerja pada frekuensi 5 bps, tergolong low beat, setting date dengan memutar bolak balik antara jam 24.00-21.000, movement ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1964 


  1. diameter 36.5mm tanpa crown, lug to lug 43mm, lebar lug 18mm.


dijual IDR 550.000

Jumat, 29 Agustus 2014

Seikomatic

Seikomatic lawas ini termasuk jajaran produk seiko yang sudah sulit ditemui lagi sekarang ini, berpenampilan klasik dengan dauphine hands berwarna gold serasi dengan index marker yang juga gold.

Tulisan Seikomatic pada dial masih model printing dengan artfont yang klasik dan dicetak miring. 


Dial sudah kotor namun masih terpancar sedikit kilauan  warna emas pada hands dan index marker.
caseback dilapis emas (gold filled) dengan model snap-on. 

Menggunakan automatic movement dari Seikosha cal. 603 dengan 30 jewels dan bekerja pada frekuensi low beat 18.000 bph, no date, pertama kali diproduksi pada tahun 1963.
pada bagian caseback sudah ada bagian yang dilapisi timah pada bagian yang aus. 
diameter 37mm tanpa crown, lug to lug 42mm, lebar lug 19mm.

dipadukan dengan leather strap aftermarket, dijual IDR 500.000.

Rabu, 27 Agustus 2014

Seiko SARB043

Seiko SARB043 ini termasuk golongan dresswatch dari seiko SARB series yang jarang ditemui karena hanya dipasarkan di pasar domestik Japan (JDM), penggunaan roman index memberikan kesan vintage pada jam ini, dial putih dengan index marker hitam terlihat kontras.
casing bulat dengan lug panjang terlihat simple.
model ini dikalangan kolektor Seiko di luar negeri  tergolong  "very sought after"

crown dengan logo S
lug hole untuk memudahkan melepas spring bar.
Menggunakan movement 6R15B, mempunyai 23 jewels dan bekerja pada frekuensi 21.600 bph, power reserve 50 jam, tingkat akurasi juga tergolong baik antara + 25 detik s/d. -15 detik per hari, movement ini dapat diputar manual untuk mengisi power reserve, hack system dimana jarum detik akan berhenti apabila crown ditarik, quick set date. 
original SeikoCalf berwarna biru tua.
lebar strap 19mm.

lengkap dengan original box, instruction manual, garansi (expired), pembelian bulan Mei 2012.

kalau diperhatikan pada permukaan kaca ada sedikit noktah "dent" pada posisi jam 2.

Dijual IDR 3.600.000

Selasa, 26 Agustus 2014

Seiko Alpinist SCVF007 (Hi-Beat)

Seiko Alpinist model SCVF007 yang hanya dipasarkan di domestik Japan (JDM), tergolong cukup jarang ditemui di Indonesia, dial atraktif dengan dasar warna cream, hour hands dengan model cobra yang sepertinya jarang diaplikasikan pada jam Seiko, index marker dan hands berwarna gold yang serasi dengan warna dial, seri alpinist ini menggunakan hi-beat movement cal. 4S15 yang diperkenalkan pertama kali pada tahun 1992, movement ini dianggap reissue dari movement 52 series yang digunakan untuk Seiko KS. seri 4S15 digunakan juga pada Seiko SUS military dan menjadi basis dari movement yang digunakan pada Seiko Credor dan Brightz.
Seri ini diproduksi sangat pendek hanya dari tahun 1995 - 1997 saja sehingga tergolong jarang ditemukan, diproduksi dengan 2 warna dial yang berbeda yaitu cream (SCVF007) dan hijau tua (SCVF009).
taken from orologi forum





terdapat inner bezel yang berfungsi sebagai kompas, dapat diputar melalui crown pada posisi jam 4..

Menggunakan sapphlex crystal, gabungan antara hardlex crystal yang dilapis sapphire crystal pada permukaan luar kaca, kombinasi ini membuat sapphlex crystal tahan gores namun juga tahan terhadap impact yang biasanya menjadi titik lemah dari sapphire crystal.

magnifier pada jendela tanggal.


Lume menyala terang dalam gelap setelah terpapar sinar.
screw down crown dengan logo "S"
solid stainless steel bracelet dengan push button buckle, panjang bracelet cukup untuk lingkar pergelangan maksimum 16.5cm.

caseback khas seri Alpinist dengan logo 3 gunung.
Menggunakan automatic movement 4S15 dengan 25 jewels dan tergolong hi-beat dengan frekuensi 28.800 bph, tingkat akurasi berdasarkan specs. +25 s/d.-15 detik per hari, hack system, quick set date yang unik karena setiap kali diputar akan juga mengisi main spring, hand winding.
diameter 37mm tanpa crown, lug to lug 42mm, lebar lug 19mm., dimensi ini tergolong lebih kecil dibandingkan Seiko Alpinist versi terbaru.
Hanya jam saja tanpa box dan tanpa surat-surat, dijual IDR 3.850.000

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...